Monday, 29 June 2015
Wednesday, 13 May 2015
Shori Sato Fanfiction (Boyfriend Next Door)
BY Unknown IN Sexy Zone (Shori Sato) No comments
Sunday, 10 May 2015
Shori Sato : Facts and Profile
BY Unknown IN Sexy Zone (Shori Sato) No comments
Tuesday, 5 May 2015
Shori Sato I'm In Love With You
BY Unknown IN Sexy Zone (Shori Sato) No comments
Wednesday, 30 April 2014
Hei Ren, Aku Tahu...
BY Unknown No comments
Ini hanya kebaikan.. aku tahu...
Ini hanya cara agar bisa saling bicara kan.. aku tahu...
Ini hanya usaha mu supaya tidak saling terdiam dan berbicara saat ingin bicara.. aku tahu...
Ini hanya upaya mu supaya bisa tetap berteman dan bertegur sapa.. aku tahu...
Ya.. aku tahu...
Tolong jangan bersikap baik lagi...
Tolong acuhkan saja semuanya...
Tolong jangan perduli lagi...
Tolong... Menjauh saja dan jangan memulai percakapan...
Aku suka bicara berdua denganmu, tapi aku juga benci melakukannya...
Aku benci kalau harus terus terdiam tapi nggak bisa bilang yang sebenarnya padamu...
Bagaimana aku bisa bilang?
Bagaimana kamu akan mengerti?
Cuma bisa menjaga sikap padamu supaya tidak berlebihan..
Bohong, dengan bilang aku nggak memikirkan kamu...
Bohong dengan bilang aku nggak lagi berharap padamu...
Bohong dengan bilang aku nggak suka lagi padamu, aku nggak sayang, aku nggak cinta...
Ada orang lain yang sudah melakukan semua itu untukmu..
Ada orang lain yang sudah mengatakan semua isi hatinya padamu...
Ada orang lain yang sudah menjaga dirinya untukmu...
Aku cuma bisa berharap, semoga yang kusayang disana bahagia, semoga yang kucinta disana selalu bisa tersenyum dan tetap mau berbicara seperti biasa padaku...
Asal bisa lihat kamu bahagia... aku pasti coba buat menghapus kamu pelan-pelan...
Itu kan yang terbaik?
Karna kamu nggak akan pernah bilang padaku yang kamu rasa... dan aku akan tetap diam dan mengubur semuanya...
Biar semuanya buram :)
Biar kamu bisa bahagia....
Saturday, 12 April 2014
We dont need a reason
BY Unknown No comments
Malam semakin larut, semakin dingin dan semakin gelap. Kebisingan jalan yang telah berkurang, meskipun ini malam minggu, yah.. tentu saja, sudah jam 11 malam, sudah waktunya anak baik2 pulang kerumah dan tidak mangkir kemana2.
Aku.. sekali lagi tertegun menatap layar hapeku dan kembali memikirkan hal hal sulit dan tidak penting, menulis adalah sebuah pelarian teraman, kalau begitu masih ada dong pelarian yang berbahaya? tentu! aman karena menulis tak butuh alasan.
Alasan? Kata ini selalu mengusikku, kenapa manusia butuh alasan? bagiku alasan tetaplah hanya sebuah alasan, yang tidak berguna, karena kita tidak tau apa kah benar atau salah alasan itu. Bohong atau jujur?
Aku tak butuh alasan dan nggak ingin beralasan, meskipun sebenarnya dalam posisi yang cukup sulit dan membutuhkan alasan, bagiku diam adalah jawaban, ya artinya aku ngga ingin kamu tau masalahku, aku nggak ingin kamu ikut merasakan apa yang terjadi padaku, aku cuma berusaha sebaik-baiknya menganggap bahwa masalah itu tak ada, padahal masalah itu selalu memberatkan pundakku.
Seringnya, lari adalah jawaban dari sebuah masalah, entah masalah apa itu, tapi lari adalah hal yang mudah, lari dan lari, meskipun pada kenyataannya kita hanya berlari ditempat, atau berlari memutari jalan yang selalu kembali kegaris awal.
Sulit menjadi seseorang yang terlalu banyak berpikir, terlalu banyak menyimpan semuanya, terlalu baik, akan sangat iri ketika melihat seseorang bisa berkata semau hatinya dan marah sesuka hatinya, sangat beruntung orang yang seperti itu, tapi bagaimana dengan seseorang yang hanya terdiam saat dituntut pada suatu kesalahan yang tidak dia lakukan? pada seseorang yang selalu berusaha menjaga semua tingkah polahnya demi seseorang yang tak pernah sedikit pun menghargai usahanya?
Sangat lega ketika bisa marah, sangat lega ketika bisa memukul, tetapi bagaimana dengan orang yang terkena marahan atau terkena pukulan dan tidak bisa membalas?
Satu-satunya yang dimiliki hanya berlari, berlari sejauh mungkin, kalau bisa menghilang akan lebih baik.
Menghilang? menghilang sama dengan lega, jauh, aman, tentram dan mungkin.. mati...
Semua ini adalah pilihan, terserah padamu ingin memilih yang mana, kanan atau kiri? sama saja... karna kedua benda ini akan tetap membawamu keneraka, bukan kesurga.
Tuesday, 14 January 2014
Thank You
BY Unknown No comments
Ada senyuman yang masih teringat jelas dibenakku, caranya tersenyum, saat dia berbicara dengan suaranya yang khas, bahkan dalam lirikan mataku yang nggak pernah kau sadari ketika kau melipat lengan jaketmu, memakainya, bentuk tubuhmu dalam balutan kaos t-shirt hitam sederhana itu, rambutmu yang selalu kau tata dengan gaya acak, caramu berjalan.. semua tentangmu.. aku ingat.. masih ingat dengan jelas dii..
Aku berpikir beberapa hari ini, bahwa kita terjebak dalam kebohongan, ingin kuakhiri tapi terasa begitu sulit, pikiran ketika aku nantinya ngga bisa melihatmu lagi begitu menghantuiku..dan aku selalu mengurungkan niatku, karna aku masih ingin bersama dalam suasana ini denganmu..
Tapi kusadari satu hal, kamu mulai merasa tak nyaman, dan itu kembali membawaku pada kata "kita hanya akan memiliki awal, tapi tidak memiliki akhir.."
Saat kamu sudah merasa tak nyaman denganku.. apa yang bisa kukatakan lagi? tidak ada..
Aku tidak akan meminta hal yang berat ini kepadamu.. aku hanya ingin kita saling tau perasaan yang sesungguhnya, tapi kita tak perlu menjalaninya layaknya sepasang merpati sedang jatuh cinta.. jika itu yang terbaik..
Melihat dirimu dalam ketiadaan dan tidak tergapai itu adalah hal yang sesak.. tapi aku nggak mau menyesali pertemuan ini..
Hal pertama yang ingin ku ucapkan padamu hanyalah rasa terima kasihku..
Ya.. aku sangat ingin berterima kasih padamu :)
Terima kasih.. karna sudah menganggapku ada..
Terima kasih.. karna kau tersenyum hangat padaku..
Terima kasih.. karna sudah mengulurkan tanganmu padaku..
Terima kasih.. karna kau pernah memikirkan dan membayangkanku..
Terima kasih.. karna sudah memberiku perasaan ini..
Terima kasih.. sudah menjadi orang yang perduli padaku..
Terima kasih.. karna sudah melihatku saat itu..
Terima kasih.. sudah menjadi orang yang kusayang..
Terima kasih.. karna kau lahir kedunia ini.. sehingga aku bisa melihatmu tersenyum bahagia..
Hanya disini bisa ku katakan semua ini, maaf karna aku ngga bilang langsung.. aku begitu pemalu untuk mengatakannya padamu.. masih banyak hal yang ingin kukatakan tapi terlalu bingung untuk kuungkapkan..
Hei kau, cengiran spesialku.. Terima kasih untuk semua perasaan ini, it’s mean a lot for me.. :)
Aku sungguh ngga pernah merasa benci padamu.. justru kau adalah bagian dari pembelajaran dalam hidupku, bagian diriku untuk mendewasakan diri, sesuatu yang berharga..
Terima kasih karna kau sudah hadir dalam hidupku dii..
Aku sayang kamu..
Bye..
:)
Tuesday, 7 January 2014
Yang Ngajak Yang Bayarin
BY Unknown No comments
Gue pagi-pagi kebangun, stalking stalking bentar dan nemu quote satu ini "yang ngajak yang bayarin" ada sebuah pertanyaan mengenai quote ini, siapa kah yang menciptakannya?
Kalo ngebahas hal ini sih, gue juga ngga tau siapa yang nyiptain, mungkin itu tercipta sendiri karena situasi dan kondisi kali ya, dimana yang ngajak yang akhirnya harus bayar..
Sebenernya buat gue pribadi, hal seperti itu ga musti juga harus terus dilakukan, buat lo para mamen pasti akan merasa kesulitan kalo harus bayarin makan misal ya cewek lo, pagi siang malam, makannya dibayarin mulu, kalo udah jatuh miskin para mamen yang kasian, bisa jadi nyari uang dari cara ga halal, ngutang, nyuri, jualan barang ilegal, dsb, dst.
Untuk sebagian ladies, ada yang emang sengaja minta bayariiiinnn mulu, apa-apa mo nya dibayariiiinnn mulu, dan ini yang menyulitkan para mamen, karena ladies menggantungkan kehidupan pada seorang mamen yang belum mapan dan pada kenyataannya laki ini bukan siapa-siapa lo para ladies, hanya teman yang mungkin lebih dekat dan lebih mengerti elo.. bukan suami yang emang dah tugasnya buat ngehidupin lo.
Tapi gak semua ladies kok gitu, gue rasa ada beberapa alasan lain, alasan kenapa mereka menerapkan sistem seperti itu ke gebetan mereka.
Misal buat cowok nih ya, hal itu sebagai bahan ujian, apakah lo bisa siap berbagi sama calon gebetan lo, walopun cuma bayarin makan, buat gue itu udah nunjukin kalo lo gentleman dan bersikap tepat didepan cewek lo, cowok harga dirinya akan sangat dihargai kalo dia ga minta bayarin makan sama cewek yang dia mo gebet, kalo ga punya uang ya jujur, itu lebih baik.
Buat para cewek juga, sebenernya kalo jalan terus pegi makan ga musti juga harus cowoknya mulu yang bayarin, ada saat saat penting tertentu, misalnya pas ngedate, ngedate berdua ini adalah waktu yang tepat dimana para cowok nunjukin sikap gentleman mereka, misal bayarin makan minimal. Itu juga udah nunjukin kalo si cowok sedang melindungi si cewek, dari apa? dari bahaya ancaman kelaparan misal?
Nah buat gue pribadi gue akan sangat menghargai tipe cowok gentleman, karena itu berarti dia siap berbagi dengan gue, ga harus yang ribet cukup pas ngedate, kencan romantis pas malam minggu berdua sambil makan gudeg terus main toyet-toyetan kepala.
Kalo misal para mamen berencana untuk aktif menghabiskan lunch bareng, diner bareng, breakfast bareng setiap harinya.. marilah kita bersama-sama buka dompet kita, gabungin uang yang kita punya, lo 10rebu gue 20rebu, ato sebaliknya. Karena saat itulah lo harus paham gimana cara berbagi kebahagiaan lewat bayarin makan kalo lo lagi ga punya banyak uang, karena ternyata masih ada orang yang mau berbagi hal yang dimilikinya ke elo dengan ikhlas hati :)
Tuesday, 31 December 2013
Firework
BY Unknown No comments
Detik-detik menjelang akhir tahun 2013 semakin dekat.. apa yang akan gue lakuin ditahun terakhir ini? Yang pasti, heboh, lol, dan konyol-konyolan bareng temen-temen seperjuangan itu sudah pasti..
Gue, ngga punya banyak kenangan bagus di 2013, gue sudah menghabiskan sepanjang tahun ini masih sama seperti tahun lalu, gue ngerasa bosan gue ingin sesuatu yang baru, gue iri banget sama ade gue si Ronaldi yang masih SMP dia pinter banget di Pramuka, ngerti IT sama pelajaran juga dia pinter.. tapi nakalnya kebangetan kaya tapai.. :)
Kalo saat begini gue lagi mandangin langit sore hari yang warna birunya udah memudar, pasti gue bakal keceplosan ngomong "coba liat langit itu, begitu damai dan tentram coba bayangkan seandainya kita bla bla bla"
Aneh ya..
Hahahaha :D
Didetik-detik terakhir tahun ini banyak yang udah terjadi sama hidup gue, ada yang nyenengin, ada yang sedihin, gue baru sadar kalo gue sudah seumur ini.. gue baru sadar kalo pengalaman gue masih ngga cukup buat ngebacking gue saat nanti gue hidup mandiri, gue baru nyadar kalo gue masih stuck disatu tempat yang sama, mau mundur uda gabisa mau maju juga ragu dan takut.
Sebenernya apa sih yang gue takutkan? Dunia begitu besar menanti gue, gue cuma kecil kaya telur yang baru netas. Masih belum tau apa-apa.. itu yang bikin gue takut, takut kelaparan, takut dimakan binatang ganas, takut kedinginan, takut diinjak raksasa, takut ga bisa menjaga diri gue dengan benar.
Gue belum bisa mandiri, belum bisa dipercaya sepenuhnya. Tapi sampai kapan gue begini, coba gue lihat orang lain.
Hei, mereka punya rencana yang sangat matang untuk kehidupan mereka dan itu gue lihat dari aspek manapun. Meskipun ada juga yang masih senang bermain-main dan nggak punya rencana sama sekali.
Gue.. sekarang ini, pengen banget punya rencana, pengen punya planning tentang apa yang harus gue lakukan, dan pencapaian tak terduga apa yang akan gue dapat.. gue rasa belum terlambat untuk memulainya kan..?
Bukankah ada peribahasa, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali :)
Mencoba baikin planning hidup gue adalah prioritas gue ditahun depan dan gue berharap semoga tahun depan bisa menjadi tahun yang baik bagi kehidupan gue dan semua orang :)
Alangkah bahagianya kalo gue bisa berbagi rencana ekspedisi gue bersama elo, atau elo mau kita menjalani semuanya tanpa rencana? #Leapyear :)
Happy New Yeaaaarrr and Happy Firework !!!!
Sunday, 29 December 2013
Realita Itu Lebih Menyakitkan Ketimbang Silet Leher Dedek Bang
BY Unknown No comments
Gue yang saat ini sedang mencari cara agar tidak kepikiran sama elo, sedang mencoba untuk mencari pengganti pada momen momen jempol gue biasanya suka mencetin alfabet buat bbm-in lo, nahan hasrat buat telpon, dan kepoin lo, gangguin lo dan.. ngucapin selamat tidur semoga mimpi indah sampai akhirnya lo buka mata keesokan paginya dan dapetin ada ucapan selamat pagi lebih awal buat lo.
Gue bukannya nahan diri, tapi gue mencoba menghindar dan menjauh dari lo buat kebaikan kita bersama.. dan itu susah hey si pemilik cengiran spesial :)
Dalem sehari gue bisa bikin 5 draf tulisan dengan plot yang beda-beda, yah emang sebagian bercerita tentang elo.. tolong aja ya dimaklumi, segala sesuatu itu butuh proses, ga segampang balik halaman komik.
Dan ini baru sehari, gimana kalo 2? 3? a week? a month? or a year??
Too much .. paling gue udah ga inget lagi kok sama kejadian sekarang kalo setaun uda lewat :)
Gimana kalo misal gue berkata begini :
Lo itu.. ibarat matahari buat gue..
*jdukk (dilempar panci)
Cahaya yang lo berikan menerangi pikiran dan hati gue.. lo bagaik..
*prangg (dilempar piring)
#berdarah
Ada realita yang gue tau dan bikin gue pura-pura ngga tau..
Gue sadar gadget itu bukan seglanya, kehangatan gadget yang uda dipegang selama sejam main hayday itu ga sebanding dengan kehangatan genggaman tangan yang asli.. sama dengan ketika bilang "setia itu akan bisa digantikan sama yang baik dan selalu ada"
Dan ternyata gue bukan keduanya..
Siapa ya gue?
Gue siapa ya?
Gue itu salah satu game yang ada dalam aplikasi handphone, yang kalo saat lo bosan dan jenuh dengan keseharian, akan lo mainkan sampai rasa jenuh lo hilang, dan kalo sudah tamat, permainan itu nggak akan menarik lagi dan nggak akan dimainkan ulang.
Ko kayanya jahat banget.. tapi inilah realita.. elu jenuh dan butuh sesuatu yang bikin lu semangat lagi dan ngga bosan lagi ketika kembali pada kehidupan nyata lo.
Sebuah game.. dan itu bikin lo nyengir kuda ketika memainkannya :)



